Didalam membina sebuah rumah tangga, ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan biar keharmonisan didalam rumah tangga sanggup selalu terjaga dengan baik.
Selain hubungan yang baik antara suami dan istri, faktor lain yang juga penting untuk diperhatikan ialah membina hubungan baik dengan mertua.
Mertua ialah orang tua dari istri/suami Anda, yang tentunya mereka juga termasuk didalam keluarga Anda.
Sebagai menantu yang baik, sudah sepatutnya Anda menjalin hubungan baik dengan mertua Anda. Dengan begitu maka hubungan kekeluargaan akan tetap terjaga sehingga rumah tangga yang Anda bina akan terus berjalan sebagaimana mestinya.
Berikut ini beberapa hal yang harus dilakukan biar hubungan Anda dengan mertua Anda tetap berjalan baik :
1. Menghormati Mertua
Menghormati mertua ialah tindakan yang harus Anda lakukan, baik dalam perkataan atau perbuatan.
Menggunakan tutur bahasa yang santun dikala berbicara dan bersikap ramah akan membuat hubungan Anda dengan mertua semakin baik.
Mendahulukan mertua dalam beberapa hal ibarat mempersilahkan untuk yang pertama mengambil sajian dikala makan bersama dan lain sebagainya, maka hal itu sanggup menjaga keharmonisan hubungan Anda dengan mertua Anda.
2. Menyayangi Mertua
Seperti sayangnya seorang anak kepada kedua orang tuanya, maka hal itu juga harus Anda lakukan terhadap mertua Anda.
Salah satu pola kasih sayang yang sanggup Anda berikan kepada mertua Anda ialah dengan selalu memperhatikan kondisi kehidupan-nya ibarat kondisi kesehatan mertua Anda.
Dengan mengasihi mertua ibarat orang tua Anda sendiri, maka hubungan Anda dengan mertua akan selalu terjaga dengan baik.
3. Mengalah Kepada Mertua
Mengalah dalam hal ini ialah untuk menjaga hubungan biar tetap berjalan dengan baik. Adakalanya terjadi perbedaan pendapat antara Anda dengan mertua Anda, yang mungkin saja hal itu sanggup menyebabkan suatu perdebatan dan sanggup merusak hubungan yang sudah terbina dengan baik. Tidak ada salahnya kalau Anda menyerah kepada mertua demi kebaikan bersama, walau hal itu akan mengganggu perasaan Anda.
4. Menjaga Komunikasi
Salah satu cara biar hubungan Anda dengan mertua tetap terjalin dengan baik ialah dengan selalu menjaga komunikasi. Menjaga komunikasi dengan mertua tidak harus dilakukan dengan cara bertatap muka secara langsung. Jika Anda tidak sanggup selalu menyempatkan diri untuk mengunjungi mertua Anda, maka Anda sanggup melaksanakan komunikasi dengan melalui telepon. Tanyakan bagaimana keadaannya dan juga keadaan anak mereka yang lainnya. Dengan begitu, hubungan Anda dengan mertua sanggup terus berjalan dengan baik.
5. Menyayangi Pasangan
Istri/suami Anda merupakan anak dari mertua Anda.
Sebagai mertua, tentu mereka menginginkan seorang menantu yang baik dan bertanggung jawab terhadap anak mereka. Mereka telah mempercayakan Anda untuk menjadi istri/suami dari anak mereka, untuk itu sudah seharusnya Anda mengasihi istri/suami Anda. Jika Anda menghianati istri/suami Anda, tentunya hal itu sanggup menyakiti perasaan mertua Anda. Dengan mengasihi istri/suami Anda, secara tidak eksklusif Anda telah membuat hubungan yang serasi dengan mertua Anda.
Dengan terjalinnya hubungan yang baik dengan mertua Anda, maka  kerukunan dalam rumah tangga Anda akan tetap terjaga.
Semoga bermanfaat.

 

Posted in Edukasi

More about:


Sebagai orang tua, sudah selayaknya Anda mendidik anak dengan baik.
Pendidikan terhadap anak harus dimulai sedini mungkin, supaya anak lebih cepat memahami apa yang harus mereka lakukan dalam kehidupan ini.
Salah satu langkah awal yang bisa dilakukan oleh orang tua dalam mendidik anak yaitu dengan cara mendidik anak menjadi mandiri.
Hal itu perlu dilakukan untuk menghilangkan sifat anak yang biasanya malas, manja, keras kepala, dll.
Kemandirian seorang anak tentunya tidak sanggup muncul begitu saja tanpa bimbingan dari kedua orang tua-nya. Sebagai orang tua, tentunya Anda ingin melihat anak Anda tumbuh bermetamorfosis seorang anak yang bisa menjalani kehidupan ini dengan baik.
Berikut ini beberapa cara untuk melatih kemandirian anak Anda :
1. Melatih anak untuk bertanggung jawab
Umumnya seorang anak bahagia bermain dengan banyak sekali macam barang atau mainan yang ia sukai.
Namun sesudah mereka telah merasa lelah dan bosan, mainan tersebut sering ditinggalkannya acak-acakan begitu saja. Ibu/Bapak biasanya yang merapihkan kembali barang atau mainan tersebut. Jika hal itu terus dibiarkan, maka anak tidak akan pernah belajar untuk  bertanggung jawab atas apa yang dilakukannya.
Cobalah perintahkan anak Anda untuk selalu merapihkan kembali mainan atau barang yang telah diambilnya dan meletakkan pada tempatnya semula. Dengan begitu, anak akan berguru bertanggung jawab.
2. Melatih anak untuk disiplin
Salah satu cara untuk melatih kemandirian anak yaitu dengan membiasakan anak untuk selalu disiplin dalam segala hal. Contohnya menyerupai makan pada waktunya, tidur pada waktunya, menggosok gigi sebelum tidur, merapihkan daerah tidur sendiri, menyiapkan perlengkapan sekolah-nya sendiri dan lain sebagainya. Ajarkan kepada anak untuk melaksanakan semua itu sendiri, dengan begitu sifat anak yang manja secara perlahan akan hilang. Dengan melatih kedisplinan anak, maka akan tumbuh kemandirian dalam diri anak Anda.
3. Melatih anak untuk membantu pekerjaan rumah tangga
Untuk membentuk anak menjadi seorang yang sanggup bangun diatas kaki sendiri sanggup Anda lakukan dengan cara meminta kepada anak untuk sekedar membantu pekerjaan rumah tangga. Cobalah perintahkan anak Anda untuk menyapu rumah hanya pada bab teras rumah saja, menyetrika pakaian hanya pakaian-nya saja, dan lain sebagainya. Dengan begitu maka anak Anda akan terbiasa melaksanakan aktifitas rutin, sehingga akan membentuk kemandirian dalam diri anak Anda.
4. Melatih anak untuk berani mengeluarkan pendapat
Seorang anak biasanya hanya menuruti apa yang dikatakan orang tua. Namun sebagai orang tua, Anda juga harus memberi kesempatan pada anak Anda untuk mengutarakan pendapatnya. Cobalah untuk menanyakan sesuatu hal kepada anak Anda. Contohnya jikalau Anda ingin mengajak anak Anda berwisata, tanyakan pendapat anak Anda perihal tujuan wisata tersebut dan juga perihal obyek wisata lain. Dengan berani mengeluarkan pendapat, maka anak Anda akan terlatih untuk mengekspresikan diri dan menjadi mandiri.
Hal lain yang perlu Anda lakukan yaitu jangan selalu menuruti segala kemauan anak Anda, dan juga jangan banyak melarang anak Anda dalam hal-hal tertentu.
Semoga artikel ini bermanfaat.

 

Posted in Edukasi