4 Hal yang Perlu Diperhatikan Investor Sebelum Investasi di Platform Peer to Peer Lending

Peer to Peer Lending adalah sebuah jasa yang ditawarkan oleh sebuah perusahaan fintech dimana penyedia dana dan peminjam akan dipertemukan. Dengan kata lain, P2P Lending menjadi media ketika seseorang memiliki dana dan bersedia meminjamkan dananya kepada orang yang membutuhkan pinjaman dana untuk membuka usaha atau mengembangkan usahanya.

Peer to Peer Lending bisa menjadi salah satu referensi jika Anda masih bingung untuk memulai investasi. Tentu seperti yang Kita ketahui ada banyak jenis investasi yang ada saat ini. Namun, Anda harus benar-benar teliti sebelum memilih investasi. Jangan sampai Anda yang awalnya berinvestasi karena menginginkan keuntungan jadi merugi karena tidak mengetahui resikonya.

 Pendana Harus Memperhatikan 4 Hal Ini

Meskipun Peer to Peer terbaik memberikan ragam kemudahan untuk Anda dalam berinvestasi, namun sebagai pendana ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan apabila memutuskan untuk memulai P2P Lending. Berikut ini adalah hal-hal yang harus menjadi perhatian Anda saat berinvestasi dalam P2P Lending.

1.Pilih Fintech Resmi

Jika Anda mencari perusahaan P2P Lending pada website, Anda harus betul-betul memperhatikan keresmian daripada fintech atau perusahaan penyedia jasa P2P Lending tersebut. Fintech yang resmi biasanya memiliki diawasi oleh OJK dan memiliki alamat dan juga nomor telepon resmi.

2.Pilih Fintech dengan Proteksi Dana

Kita tidak akan pernah mengetahui apa yang akan terjadi di kemudian hari ketika si peminjam dana ternyata tidak jujur dan tidak membayar pinjaman dana tersebut. Sebagai pendana, Anda berhak dan sudah seharusnya memilih fintech dengan proteksi dana. Hal ini bertujuan untuk berjaga-jaga dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.

3.Pilih Peminjam dengan Selektif

Selain memilih fintech yang resmi dan juga memiliki proteksi dana, Anda harus memilih peminjam yang dapat Anda percaya. Apalagi dengan adanya aplikasi P2P Lending ini, Anda dapat melihat kemana uang yang Anda berikan dibawa atau digunakan. Entah sebagai modal usaha ataupun modal dalam pengembangan usaha, Anda harus melihat kelengkapan dari persyaratan peminjam tersebut.

4.Mulai dengan Modal Kecil

Memang untuk mendapatkan keuntungan yang besar Anda bisa memberikan modal atau pinjaman yang besar terhadap peminjam. Namun untuk menghindari resiko dana yang Anda pinjamkan dilarikan oleh peminjam yang tidak bertanggung jawab, Anda dapat memberikan pinjaman dana yang tidak terlalu banyak terlebih dahulu. Ini bukan berburuk sangka, tetapi lebih pada tindakan yang preventif.

Tidak semua investasi selalu mendatangkan keuntungan yang besar, namun tidak ada salahnya jika Anda mencoba untuk berinvestasi. Peer to Peer Lending bisa menjadi salah satu bentuk pelajaran investasi yang Anda lakukan karena bisa dimulai dengan modal yang kecil dan juga minim akan resiko. Sebelum melakukannya, pastikan Anda sudah memperhatikan hal-hal yang sudah dijabarkan tadi. Itu tadi ulasan apa itu peer to peer lending, semoga bermanfaat 😊