Investasi merupakan hal wajib, dan itu pula yang mulai disadari para generasi milenials dan generasi Z (gen Z). Investasi hendaknya dilakukan sedini mungkin, karena semakin dini melakukan investasi, semakin panjang manfaat yang dapat kita rasakan untuk mempersiapkan masa depan yang penuh dengan segala kemungkinan ini. Untuk Anda yang sudah memiliki penghasilan tetap, sisihkanlah setidaknya 10% dari pemasukan Anda untuk berinvestasi. Investasi bahkan bisa dilakukan oleh anak berusia 18 tahun yang notabene baru lulus Sekolah Menengah Atas, atau baru kuliah, atau baru memasuki dunia kerja.

Bagaimana dengan Anda?

Banyak cara untuk berinvestasi. Jika orang tua kita lebih memahami investasi dengan tanah, emas, giro, atau yang paling bonafit tanam saham di pasar modal, maka untuk generasi milenials dan generasi Z, ada platform investasi yang menyediakan layanan investasi tanam modal melalui aplikasi pinjam meminjam online dengan metode peer to peer lending atau yang disingkat P2P Lending.

 

Peer to Peer Lending (P2P Lending) adalah pinjaman yang dilakukan pihak peminjam modal kepada perseorangan atau kelompok kecil investor atau pemilik modal atau peminjam modal, melalui sebuah platform digital yang bekerja layaknya marketplace, dan seluruh prosesnya berlangsung secara online. Pada platform P2P Lending, pihak yang membutuhkan dana dan pihak yang memiliki modal atau investor dipertemukan. Pihak yang membutuhkan dana ini bisa perseorangan atau lembaga bisnis kecil (UMKM) yang memerlukan modal untuk mengembangkan usaha mereka. Pinjaman yang diajukan digunakan untuk beragam kebutuhan, seperti pinjaman modal usaha, pinjaman dana pendidikan, dan pinjaman dana untuk kesehatan. Sehingga berinvestasi melalui platform P2P Lending ini juga memiliki fungsi sosial.

 

Cara berinvestasi menggunakan aplikasi P2P Lending cukup mudah, hanya memprosesnya melalui gawai Anda. Langkah pertama adalah dengan mengunduh aplikasi yang menyediakan layanan P2P Lending. Banyak perusahaan yang menyediakan aplikasi pinjam meminjam online atau investasi P2P Lending di Indonesia. Anda bisa melakukan survey terlebih dahulu mengenai aplikasi-aplikasi yang terbaik dan memilih salah satu aplikasi investasi terbaik yang sesuai dengan kebutuhan berinvetasi Anda.

 

Setelah mengunduhnya, Anda harus mengisi data diri terlebih dahulu melalui aplikasi tersebut. Kemudian secara resmi Anda telah menjadi pendana di platform pinjaman digital tersebut. Anda bisa mulai meminjamkan dana kepada pihak yang membutuhkan. Besaran dana yang Anda ingin investasikan bisa disesuaikan dengan kebutuhan Anda, dengan batas minimal tergantung pada masing-masing penyedia layanan investasi online. Ada yang menyediakan batas minimal investasi sebesar Rp 50.000, hingga Rp 100.000.

 

Untuk mengetahui keuntungan yang akan didapatkan melalui uang investasi Anda, Anda bisa melakukan perhitungan dengan menggunakan Machine Learning pada aplikasi P2P Lending. Perhitungannya adalah membandingkan besaran modal yang Anda investasikan dengan golongan peminjam sasaran Anda. Golongan peminjam tersebut terbagi ke dalam golongan A hingga golongan E. Golongan-golongan ini dikelompokkan berdasarkan resiko pinjaman yang diajukan. Golongan A adalah golongan yang memiliki resiko paling kecil, dan golongan E adalah golongan yang memiliki resiko pinjaman paling besar. Semakin besar resiko golongan yang Anda pinjamkan modal, maka semakin besar suku bunga yang diterapkan sehingga semakin besar pula keuntungan Anda melalui pinjaman tersebut.

 

Sebelum menentukan kepada siapa dan Anda meminjamkan modal investasi, lakukan analisa secara hati-hati terlebih dahulu untuk mengetahui potensi bayar yang dimiliki calon peminjam modal, agar tak terjadi sulit bayar.

Posted in Bisnis

More about: