Cara Agar Menjadi Orang Yang Optimis – Kegagalan biasanya akan melahirkan kekecewaan, dan kekecewaan sanggup membuat seseorang menjadi pesimis. Sikap pesimis dalam diri seseorang tidak bisa dibiarkan begitu saja, alasannya ialah sanggup berujung pada keputus asaan. Pesimis harus segera diatasi dengan cara menumbuhkan perilaku optimis. Optimis merupakan cara berpikir yang faktual dalam menyikapi dan meyakini harapannya dimasa tiba akan menjadi lebih baik. Salah satu manfaat optimis ialah akan membentuk perilaku yang pantang mengalah guna mencapai kesuksesan dalam hidup, baik di dunia maupun di akhirat.
Untuk menjadi orang yang optimis tidaklah terlalu sulit, namun diharapkan waktu dan kesabaran didalam menghadirkan optimisme didalam diri. Orang yang optimis ialah orang yang bisa menghadapi segala kesulitan dan tidak gampang putus asa. Berikut ini ialah cara menumbuhkan rasa optimis dan percaya diri yang sanggup Anda lakukan :
1. Menjaga kekerabatan baik dengan ALLAH
Setiap kegagalan dan kesulitan yang menimpa diri Anda merupakan sebuah ujian dan cobaan dari ALLAH, dan Anda harus meyakini/optimis bahwa semua itu sanggup Anda lalui dengan baik, alasannya ialah ALLAH tidak akan memperlihatkan ujian diluar batas kemampuan hamba-Nya. Untuk menumbuhkan rasa optimis didalam diri Anda, maka Anda harus menjaga kekerabatan baik dengan ALLAH, alasannya ialah ALLAH yang maha berkehendak atas setiap apa yang terjadi di dunia ini. Menjaga kekerabatan baik dengan ALLAH sama artinya dengan bertakwa kepada ALLAH.
Barang siapa yang bertakwa kepada ALLAH, pasti Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada ALLAH, pasti ALLAH akan mencukupkan (keperluan) nya. Sesungguhnya ALLAH melakukan urusan (yang dikehendaki) Nya. Sesungguhnya ALLAH telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu” (QS. Ath-Thalaq : 2-3)

2. Menjaga kekerabatan baik dengan sesama Manusia
Sebagai mahluk sosial yang selalu hidup berdampingan dan saling membutuhkan, sudah seharusnya Anda membuat kekerabatan yang baik dengan sesama manusia, tidak hanya Menjaga Hubungan Baik Dengan Tetangga yang merupakan orang terdekat dilingkungan Anda, tapi juga dengan orang-orang yang tinggal jauh diluar lingkungan Anda. Dengan terciptanya kekerabatan yang baik dengan sesama manusia, maka pada ketika Anda mengalami keterpurukan, akan ada banyak orang yang tiba membantu dan memperlihatkan semangat kepada Anda, sehingga menumbuhkan kembali rasa optimis  didalam diri Anda.
Sembahlah ALLAH dan janganlah kau mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat oke kedua orang renta (Ibu-Bapak), karib kerabat, belum dewasa yatim, orang-orang miskin, tetangga yang akrab dan tetangga yang jauh, dan sobat sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya ALLAH tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri“. (QS. An-Nisa : 36).

Dengan selalu menjaga kekerabatan baik dengan ALLAH dan dengan sesama manusia, maka rasa optimis didalam diri Anda akan selalu tumbuh. Itulah Cara Agar Menjadi Orang Yang Optimis yang bisa Anda terapkan kedalam kehidupan Anda. Semoga bermanfaat.

Posted in Edukasi

More about:


Cara Menjadi Orang Yang Ikhlas – Ikhlas merupakan perasaan batin yang higienis dan murni yang tidak sanggup dimiliki oleh orang-orang yang hanya mencari kesenangan dunia saja. Orang yang tulus hanya mempunyai satu tujuan dari setiap amal perbuatan yang dilakukannya yaitu semata-mata hanya mengharapkan keridhaan ALLAH. Mereka tahu bahwa setiap perbuatan baik yang mendapatkan ridha dari ALLAH, maka mereka akan mendapatkan kebahagiaan, tidak hanya di dunia saja tapi juga kebahagiaan yang infinit di akhirat.
Agar sanggup menjadi orang yang ikhlas, maka hal pertama yang harus Anda sadari ialah bahwa segala sesuatu yang ada di dunia ini ialah milik ALLAH dan harta benda yang Anda miliki ialah titipan dari ALLAH, jadi segala yang Anda lakukan harus semata lantaran ALLAH. Berikut ini beberapa tips semoga Anda sanggup menjadi orang yang tulus :
1. Niat lantaran ALLAH
Setiap perbuatan baik yang didasari oleh niat lantaran ALLAH, maka perbuatan itu akan dicatat sebagai suatu kebaikan. Niat adanya didalam hati, untuk itu jikalau Anda ingin menjadi orang yang tulus maka Anda harus sanggup membersihkan hati dari sifat-sifat yang sanggup merusak keikhlasan ibarat Riya, Sam’ah, Ujub, dan sifat jelek lainnya. Jika Anda berbuat suatu kebaikan dengan hati yang higienis dan dilakukan lantaran ALLAH semata, maka Anda ialah orang yang ikhlas.
ALLAH Azza wa Jalla tidak mendapatkan suatu amalan kecuali apabila dilaksanakan dengan tulus demi mencari keridhaan-Nya semata. (HR. Abu Daud & Nasa’i).

Abdullah Al-Mubarak meriwayatkan dari Abu Bakar bin Maryam dari Dhomirah dari Abi Habib bahwa Rasulallah SAW bersabda “
Adakalanya malaikat membawa amal seorang hamba yang mereka anggap banyak dan mereka menyanjungnya sehingga hingga kepada ALLAH, kemudian ALLAH berfirman kepada malaikat itu “kamu hanya mencatat amal hamba-Ku sedangkan Aku mengawasi isi dan niat hatinya, hamba-Ku ini tidak tulus kepada-Ku dalam amalnya, maka campakanlah ia kedalam Sijjin”. Dan adakalanya malaikat membawa amal seorang hamba yang mereka anggap sedikit dan kecil sehingga hingga kepada ALLAH, maka ALLAH berfirman kepada malaikat itu “kamu hanya mencatat amal hamba-Ku sedangkan Aku mengawasi isi dan niat hatinya, hamba-Ku ini amat tulus kepada-Ku dalam amalnya, maka catatlah amalnya dalam Illiyin.

2. Berdoa memohon pinjaman ALLAH
Apapun yang terjadi di dunia ini ialah lantaran kehendak ALLAH. Untuk itu sudah sepantasnya Anda berlindung dan memohon pinjaman hanya kepada ALLAH, termasuk berdoa semoga Anda mempunyai hati yang ikhlas. Berdoalah kepada ALLAH semoga dijauhi dari hati yang lalai, lantaran bersama-sama ALLAH maha membolak-balikan hati setiap manusia. Keikhlasan hati hanya ada pada orang-orang yang mendapatkan pinjaman dan akomodasi dari ALLAH.
Sesungguhnya ALLAH tidak melihat (menilai) bentuk tubuhmu dan kebagusan wajahmu, tetapi ALLAH melihat (menilai) keikhlasan hatimu. (HR. Muslim).

Imam Sufyan Ats Tsauri berkata “Tidaklah saya mengobati sesuatu yang lebih berat daripada mengobati niatku, alasannya ia senantiasa berbolak-balik pada diriku”.
Rasulallah SAW berdoa “Ya Rabb yang membolak-balikan hati, teguhkanlah hatiku pada agama-Mu”. Lalu seorang sahabat berkata “ya Rasulallah, kami beriman kepadamu dan kepada apa yang engkau bawa kepada kami”. Rasullallah SAW menjawab “Ya, lantaran bersama-sama seluruh hati insan diantara dua jari tangan ALLAH, dan ALLAH membolak-balikan hati sekehendak-Nya”. (HR. Ahmad, Hakim, Tirmidzi).

Demikian Cara Menjadi Orang Yang Ikhlas yang harus Anda lakukan. Segala sesuatu kebaikan harus diawali dengan niat yang tulus didalam hati lantaran ALLAH dan kemudian berdoa, maka keikhlasan akan selalu ada didalam hati Anda. Semoga bermanfaat.

Posted in Edukasi

More about: