Ternyata, Cara Berkendara Berpengaruh Pada Usia Pakai Mobil!

Apakah Anda baru saja membeli kendaraan dengan kredit mobil bekas murah namun belum memahami betul mengenai masalah mesin dan lain sebagainya? Tidak perlu khawatir, sebab hal ini merupakan kondisi yang lumrah terjadi. Meski demikian, jangan sengaja meremehkan hal-hal mengenai mesin mobil walau Anda tidak begitu memahaminya, ya! Untuk itu, penting bagi Anda untuk mengenali beberapa hal seputar mesin mobil supaya keselamatan berkendara Anda selalu terjaga. Nah, berikut adalah beberapa kebiasaan buruk yang tanpa disadari dapat membuat mobil menjadi cepat rusak. Simak lebih lanjut, ya!

  1. Mengendarai mobil asal-asalan

Banyak pengemudi yang tak menyadari bahwa berkendara dengan sembarangan ternyata dapat memberikan dampak yang sangat buruk pada mesin mobilnya. Contohnya adalah memindahkan gigi dengan cara yang kasar dan juga lupa menginjak pedal kopling bagi mobil yang bertransmisi manual.

Kebiasaan buruk lain yang dapat membuat mesin mobil menjadi lebih cepat rusak adalah sering mengerem secara mendadak ataupun menginjak pedal gas terlalu cepat. Jika tidak mau mobil jadi lebih cepat rusak dan boros bahan bakar, Anda perlu menghindari atau mengubah kebiasaan-kebiasaan seperti ini, ya.

  1. Menahan kopling saat macet

Anda yang memiliki mobil bertransmisi manual barangkali sering menahan kopling dalam waktu lama ketika macet. Membiasakan hal ini sebenarnya dapat membuat kampas kopling menjadi lebih cepat habis, lho. Memang, dibandingkan dengan memindahkan gigi ke posisi netral berulang-ulang kali, menahan kopling terasa lebih mudah. Namun, kebiasaan tersebut akan berdampak sangat baik untuk kondisi mobil bila dikurangi, ya.

  1. Jalan menurun dengan gigi netral

Pernahkah Anda memindahkan gigi ke posisi netral pada saat melalui jalanan yang menurun? Jika ya, segeralah hentikan kebiasaan ini. Pasalnya, hal ini sangatlah tidak baik untuk dilakukan. Meskipun secara teknis mobil akan melaju dengan cepat dan juga ringan, hal ini berpotensi membuat Anda melakukan pengereman mendadak. Tidak hanya itu, sikap mengemudi seperti ini juga sangat rawan mengakibatkan kecelakaan yang tidak hanya merugikan diri sendiri, namun orang lain yang berkendara di sekitar. Maka dari itu, lebih baik untuk memindahkan gigi ke posisi L/D untuk transmisi otomatis dan gigi tiga pada mobil bertransmisi manual ketika mobil melaju di jalanan yang menurun.

  1. Buru-buru menstater mobil

Saat hendak menyalakan mobil, ada baiknya Anda untuk menunggu beberapa detik dan menunggu Malfunction Indicator Lamp (MIL) atau Check Engine indikator di panel dasbor mati terlebih dahulu. Hal ini perlu dilakukan untuk memberi waktu pada sistem injeksi mobil untuk menerima data dari seluruh komponen mesin dan juga kondisi lingkungan saat mobil dinyalakan.

  1. Tidak memerhatikan kondisi ban

Tidak hanya mesin, ban mobil juga merupakan komponen lain yang perlu diperhatikan kesehatannya secara rutin. Hal ini dikarenakan ban mobil merupakan satu-satunya aspek yang bergesekan langsung dengan permukaan jalanan secara terus-menerus. Ban mobil yang gundul dan tidak cepat diganti akan sangat memengaruhi keamanan dan juga kenyamanan ketika berkendara. Jika Anda memaksakan untuk tetap menggunakan ban yang sudah gundul, potensi kecelakaan di jalan pun akan semakin besar karena mobil akan menjadi lebih sulit untuk dikendalikan.

Nah, itulah beberapa kebiasaan buruk yang kerap dilakukan namun tanpa disadari dapat merusak mobil dengan cepat. Semoga bermanfaat, ya!